BARRU, 7 April 2026 – Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Barru mengenai pelaksanaan Dzikir dan Doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al Gazali Barru Angkatan XXVII bergerak taktis memberikan kontribusi nyata.
Mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah penempatan melakukan koordinasi intensif dengan tokoh agama serta pemerintah setempat untuk memastikan syiar keagamaan ini berjalan khidmat. Kegiatan yang dilaksanakan serentak pada waktu ba’da Magrib ini tersebar di berbagai desa dan kelurahan, menjadikan nuansa religius terasa kental di seluruh penjuru wilayah penempatan KKN.
Sebanyak 13 masjid menjadi pusat perhelatan dzikir dan doa yang dipimpin langsung oleh para mahasiswa KKN STAI Al Gazali Barru:
Masjid Nurul Akbar – Dusun Barang, Desa Tompo
Masjid Nurul Huda Ralla – Kelurahan Lompo Riaja
Masjid Nurul Amin – Dusun Panincong, Desa Libureng
Masjid Nurul Muflihin – Dusun Tompo Lemo-lemo, Desa Harapan
Masjid Nurussaadah – Dusun Kaerenge, Desa Palakka
Masjid Nurul Bashar – Dusun Parenring, Desa Mattirowalie
Masjid Syuhada 45 – Dusun Lisu, Desa Lompo Tengah
Masjid Durratul Hayat – Dusun Pasar Baru, Desa Kading
Masjid Almunawwarah – Dusun Umpungnge, Desa Kading
Masjid Masdarul Taqwa – Dusun Banga-bangae, Desa Anabanua
Masjid Pastabiqul Khaerat – Dusun Gellengnge, Desa Anabanua
Masjid Babussalam – Dusun Allejjang, Desa Anabanua
Masjid Sul Assabri Alebilae – Kelurahan Lompo Riaja
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan kehidupan bermasyarakat. Partisipasi aktif ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kampus.
Ketua LPPM STAI Al Gazali Barru, Irwan, S.Pd.I., MA., menyatakan rasa bangganya atas inisiatif mahasiswa di lapangan. Beliau menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa harus menjadi oase bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kesigapan mahasiswa KKN Angkatan XXVII dalam menyukseskan agenda daerah ini. Ini adalah bukti bahwa civitas akademika STAI Al Gazali Barru tidak hanya fokus pada aspek kognitif di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak nilai-nilai religius di tengah masyarakat. Semoga dzikir bersama ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Kabupaten Barru yang kita cintai,” ujar Irwan.
Sejalan dengan harapan Bupati Barru, momentum HUT ke-66 ini diharapkan mampu memperkuat fondasi religiusitas sebagai landasan pembangunan daerah. Dengan semangat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Barru dapat terus melangkah menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing dengan tetap menjaga identitas lokal yang agamis.
Pewarta: KKN XXVII Thn26*
Tinggalkan Komentar