Info Kampus
Rabu, 08 Apr 2026
  • Penerimaan Mahasiswa Baru telah Dibukaa!!! | Daftar Sekarang!!
  • Penerimaan Mahasiswa Baru telah Dibukaa!!! | Daftar Sekarang!!
27 Januari 2026

Perkuat Pilar Dakwah di Barru, Sejumlah Pimpinan STAI Al Gazali Resmi Dilantik Jadi Pengurus KDK MUI

Sel, 27 Januari 2026 Dibaca 56x

BARRU – Eksistensi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Gazali Barru dalam kancah keagamaan di Kabupaten Barru semakin solid. Hal ini dibuktikan dengan dilantiknya sejumlah dosen dan pejabat struktural kampus ke dalam kepengurusan Komite Dakwah Khusus (KDK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barru, yang dirangkaikan dengan kegiatan Refreshing Dai, (Selasa, 27 Januari 2026)

Kegiatan yang mengusung tema “Dorong Optimalisasi ZIS melalui Kolaborasi BAZNAS, MUI, NU, dan DDI di Kabupaten Barru” ini menjadi momentum penting bagi sinergi lembaga keagamaan. Kehadiran tokoh-tokoh akademisi dari STAI Al Gazali dalam struktur KDK MUI diharapkan mampu memberi warna baru dan landasan saintifik dalam memetakan dakwah di Barru.

Dalam pelantikan tersebut, Ketua STAI Al Gazali Barru, Dr. Muhaemin, S.Sy., M.Sos., dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua 1 KDK MUI. Posisi strategis lainnya juga diisi oleh civitas akademika kampus, di antaranya Subaik, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi PAI) sebagai Sekretaris Umum, Irwan, S.Pd.I., MA. (Ketua LPPM) sebagai anggota Komite Kaderisasi dan Pembinaan Muallaf, serta Muhammad Shaleh, S.Pd.I., M.Pd. (Waket 1) sebagai anggota Komite Infokom dan Peta Dakwah.

Keterlibatan aktif para pimpinan kampus ini bukan sekadar pengisian jabatan struktural, melainkan manifestasi dari peran STAI Al Gazali Barru dalam mendukung Optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai institusi pendidikan Islam, STAI memiliki tanggung jawab moral untuk mengintegrasikan nilai-nilai filantropi Islam ke dalam gerakan dakwah yang lebih sistematis.

Secara kelembagaan, hal ini menunjukkan bahwa STAI Al Gazali Barru berhasil memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi lembaga besar seperti MUI, BAZNAS, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Eksistensi para dosen di KDK MUI membuktikan bahwa kampus ini mampu menerjemahkan visi akademik ke dalam aksi nyata yang transformatif, khususnya dalam menjawab tantangan dakwah kontemporer dan pemberdayaan umat melalui ZIS.

Dengan bergabungnya para akademisi ini, diharapkan peta dakwah di Kabupaten Barru akan lebih terukur dan berbasis data, sehingga pesan-pesan dakwah serta pengelolaan dana umat dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan tepat sasaran.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar